DAMPAK COVID-19 TERHADAP PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI INDONESIA
DAMPAK COVID-19 TERHADAP PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI
INDONESIA
SISUSUN
OLEH :
1. VINARIYA
.G. MUMEKH (18061101019)
2. RIZKI
NURFIFAH (18061101039)
3.
SHARUL LATIKI (18061101005)
4.
STIVANO MANOPO (18061101044)
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
JURUSAN EKONOMI PEMBANGUNAN
2019/2020
KATA
PENGANTAR
Puji
Tuhan, terimakasih kami ucapkan atas bantuan Tuhan yang telah memberikan
kemudahan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu.
Tanpa pertolongan-Nya tentunya kami tidak akan sanggup untuk menyelesaikan
makalah ini dengan baik.
Makalah
ini mencakup materi ekonomi Perencanaan yang telah diberikan oleh menr Krest D.
Tolosang, SE. MSi dan makalah ini membahas mengenai berita yang tengah hangat
dibicarakan yaitu pandemic covid-19. Dan kelompok kami akan membahas lebih
mendalam mengenai dampak covid-19 terhadap perencanaan pembangunan di Indonesia.
Kami
menyadari bahwa makalah ini masih terdapat banyak kelemahan. Oleh karena itu segala
kritik dan saran dari pembaca akan diterima dengan senang hati.
Manado, 23 April
2020
Penulis
i
DAFTAR
ISI
Kata Pengantar……………………………………….....................................................................i
Daftar isi
.........................................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN ...............................................................................................................1
Latar Belakang
................................................................................................................................1
Perumusan Masalah
........................................................................................................................1
Tujuan .............................................................................................................................................2
Metodelogi penulisan
......................................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN
Definisi Perencanaan Pembangunan menurut Para ahli…………….........................................3
Maksud Dan Tujuan Perencanaan
Pembangunan…………………………………………………4
Apakah Saja Yang Terkena dampak dari Covid-19………………………………………………5
Dampak
covid-19 terhadap perencanaan pembangunan …………………………………………6
Tindakan
apa yang dilakukan pemerintah akibat dampak covid-19………………………….6-7
solusi
pemerintah……………………………………………………………………………..…8
BAB III PENUTUP
Kesimpulan......................................................................................................................................9
Saran................................................................................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA
ii
BAB II
PEMBAHASAN
Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh
jenis coronavirus yang baru ditemukan. Ini merupakan virus baru dan penyakit
yang sebelumnya tidak di kenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan
Desember 2019. Karena penyakit Covd-19 ini tergolong penyakit yang mudah
menular maka penyebarannya pun begitu cepat. Dengan jumlah kasus positif Corona
didunia mencapai 2.556.745 orang di hampir 210 negara dan wilayah per
Rabu(22/4/2010). Bahkan Indonesia menjadi salah satu dari sekian banayaknya Negara
yang terkena Pandemic Covid-19 ini.
Untuk Negara Indonesia sendiri Pandemi Covid-19 ini
sangat merugikan perekonomian Negara khususnya. kenapa tidak, karena seharusnya
Indonesia saat ini sedang merencanakn pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan
infrastruktur yang lebih unggul untuk menuju pada situasi sebagai Negara maju
yang pada akhirnya menjadi terbengkalai dengan adanya pendemi Covid-19. Dampak
dan pengaruh Covid-19 ini yaitu bidang perekonomian Negara yaitu pembanguanan
terhenti, tidak hanya di bidang perekonommian saja dampak dan pengaruh. Tapi
juga ke bidang pendidikan yang terganggu, dan produktivitas pekerja juga
berkurang bahkan banyak yang di PHK. Dan semuanya memfokuskan pada penuntasan
dan pencegahan pandemic Covid-19.
covid-19 sangat mengganggu dalam peencanaan
pembanguanan di Indonesia sedang di gencar-gencarnya oleh pesiden Jokowi di
masa kepemimpinan nya periode ke-2. “Visi Indonesia maju membutuhkan adanya lompatan
besar dalam merancang strategi pembangunan nasional, utamanya untuk memastikan
terjadinya akselerasi pencapaian Indonesia maju dengan GDP ke-5 terbesar pada
2045.” (Pidato
Presiden Jokowi, Visi Indonesia, Sentul 14 Juli 2019.). dapat lihat bahwa visi
yang ada akhirnya tertunda untuk sementara waktu karena adanya pandemic
Covid-19. Maka dalam makalah ini kami akan membahas mengenai dampak covid-19
terhadap perencanaan pembangunan di Indonesia.
PERUMUSAN
MASALAH
Berdasarkan pada latar belakang yang telas dijelaskan,
maka dapat dibuat perumusan masalah sebagai berikut:
1. Pengertian
perncanana pembangunana menurut para ahli ?
2. Jelaskan
maksud dan tujuan perencanaan pembangunnan ?
3. Apa
saja yang terkena dampak dari covid-19?
4. Dampak
covid-19 terhadap perencanaan pembangunan apa saja ?
5. Tindakan
apa yang dilakukan pemerintah akibat dampak tersebut ?
6. Apa
solusi pemerintah?
1
TUJUAN
Adapun
tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu dapat mengetahui dampak dampak apa saja
yang terjadi akibat adanya pandemic Covid-19 terhadap perencanana pembangunan
di Indonesia yang sedang terjadi dan sebagai sarana informasi bagi akademisi dan
kalangan masayarakat yang ada tentunya.
METODELOGI
PENULISAN
Pada
pembuatan makalah ini metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dari materi
ekonomi perencanaan yang telah di berikan menr Krest D.
Tolosang, SE. MSi
selama
kuliah tatap muka dan kuliah online
dan data dari
internet. Sehingga apabila dalam penulisan makalah ini ada kata-kata atau
kalimat yang hamper sama dari sumber atau penulis lain harap dimaklumi dan
merupakan unsur ketidaksengajaan.
2
BAB II
PEMBAHASAN
Definisi Perencanaan Pembangunan menurut Para
ahli
Ø Conyers
& Hills (1994)
mendefinisikan perencanaan sebagai suatu proses yang
bersinambungan yang mencakup keputusan-keputusan atau pilihan-pilihan berbagai
alternatif penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu pada
masa yang akan datang.
Ø Yulius
Nyerere
perencanaan merupakan proses memilih diantara berbagai kegiatan
yang diinginkan karena tidak semua yang diinginkan itu dapat dilakukan dan
dicapai dalam waktu yang bersamaan.
Ø Mohammad Hatta
Tujuan perencanaan adalah mengadakan suatu perekonomian nasional
yang diatur serta yangdirencanakan tujuannya dan jalannya.
Ø Menurut Conyers (1994),
perencanaan
pembangunan cenderung untuk dianggap bukan hanya sebagai kegiatan terbatas
saja, tetapi sebagai bagian dari suatu proses pembangunan yang kompleks,
melibatkan beberapa kegiatan berikut:
1.
Identifikasi
tujuan umum dan kenyataan yang ada.
2.
Formulasi
strategi pembangunan yang luas guna mengatasi kenyataan yang ada.
3.
Penterjemahan
strategi yang ada ke dalam bentuk rencana dan proyek.
4.
Implementasi
program dan proyek.
5.
Pemantauan
terhadap implementasi dan hambatan yang timbul untuk pencapaian tujuan serta
kenyataan.
Ø Riyadi dan Bratakusumah
Perencanaan pembangunan dapat diartikan sebagai : Suatu proses
perumusan alternatif-alternatif atau keputusan-keputusan yang didasarkan pada
data-data dan fakta-fakta yang akandigunakan sebagai bahan untuk
melaksanakan suatu rangkaian kegiatan/aktivitaskemasyarakatan, baik yang
bersifat fisik (material) maupun nonfisik (mental dan spiritual) dalam
rangka mencapai tujuan yang lebih baik”
Ø Widjojo Nitisastro
Perencanaan pada dasarnya
berkisar pada dua hal, yang pertama adalah penentuan pilihansecara sadar
mengenai tujuan konkret yang hendak di capai dalam jangka waktu tertentu.
Yangkedua ialah pilihan-pilihan di antara cara-cara alternatif yang efisien
serta rasional gunamencapai tujuan-tujuan tersebut
Sumber:
catatanagni.blogspot.com
id.scribd.com
3
Maksud Dan Tujuan Pembangunan
Terdapat tiga tujuan pembangunan menurut Michael P.Todaro dan Stephen
C.Smith dalam bukunya Economic Development:
1) Untuk meningkatkan dan
memperluas distribusi dari kebutuhan pokok
2) Untuk mencapai taraf hidup
tertentu
3) Untuk memperluas jangkauan
ekonomi dan pilihan sosial yang tersedia bagi individual dan negara.
Tujuan yang pertama menakankan pada manifestasi keberlangsungan distribusi sandang, pangan,
dan papan yang merata. Kemudian adanya penyediaan jaminan kesehatan sebagai
upaya menjamin pembangunan “on the track”. Keberadaan perlindungan HAM juga diperlukan sebagai langkah antisipasi
dan penanggulangan dari pembangunan yang “out of track”.
Pencapaian taraf
hidup yang lebih baik menjadi fokus dari hasil distribusi yang baik.
Indikator dari taraf hidup yang ideal antara lain adanya pendapatan yang
tinggi, banyaknya lapangan pekerjaan, tingkat pendidikan yang lebih baik,
perhatian yang besar terhadap nilai-nilai sosial dan budaya. Indikator ini
dibangun bukan hanya untuk menghasilkan produk yang berorientasi materil saja,
tetapi produk yang menghasilkan individu-individu yang lebih baik serta harga
diri sebuah bangsa.
Perluasan jangkauan ekonomi dan penyediaan
pilihan-pilihan sosial pada esensinya terletak pada penjaminan hak-hak
kebebasan orang untuk berkembang sesuai pilihannya. Hilangnya ketergantungan
antar masyarakat ataupun ketergantungan pada pemerintah menjadi produk yang
ingin dicapai dalam konteks bermasyarakat dan bernegara. Pada akhirnya lahir
masyarakat madani yang berpilar pada kemandirian dalam berekonomi.
Secara umum tujuan dari pembangunan
ada Ketiga esensi inti tersebut antara lain
1)
sustenance
2)
self esteem
3)
freedom from
servitude
Setiap orang harus memenuhi kebutuhan
pokoknya terlebih dahulu, seperti kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Inilah
sufficient condition dari pembangunan, dimana adanya sustenance yang
dimanfaatkan untuk mengkonsumsi ketiga kebutuhan pokok tersebut
Selanjutnya esensi inti yang
kedua, self-esteem, didefinisikan sebagai proses to be a person. Untuk menjadi
manusia yang utuh, hal yang esensial adalah menjaga identitas dan martabat,
menghargai, menghormati, ataupun sebagai sebuah pengakuan. Inilah bagian dari
proses penciptaan nilai-nilai kemanusiaan, dimana mentoleransi dan mengakui
eksistensi dari setiap nilai-nilai sebagai manusia.
4
Esensi yang ketiga adalah
freedom from servitude, nilai yang berkembang disini bagaimana orang mempunyai
kemampuan untuk memilih. Penentuan pilihan merupakan bagian dari preferensi
seseorang, dimana pilihan yang dijatuhkan orang merupakan hasil dari kerja logika
dan dorongan nafsuKombinasi ini yang akan menghasilkan pilihan rasional hasil
dari pengaruh internal dan juga eksternal. W. Arthur Lewis menekankan pada
pertumbuhan ekonomi dan kebebasan dari perbudakan, dia mengatakan “the advantage of economic growth is not
that wealth increases happiness, but that it increases the range of human
choice”.
Sumber: mutosagala.wordpress.com
Apakah Saja
Yang Terkena dampak dari Covid-19
Ø Kalau berbicara tentang pembangunan baik bagian
pembangunan ekonomi atau pembangunan yang pasti kesejahteraan rakyat karena
mereka terus dihantui oleh bisa terpaparnya virus ini (menurut data WHO 23 april 2020 yang terkonfirmasi 2.544.792 kasus,
kasus kematian 175.694, di 213 wilayah) www.who.int , setiap negara menerapkan kebijakan untuk mengurangi
bertambah banyaknya yang terkena virus dengan menerapkan kebijakan berupa lockdown tapi ada sebagian negara hanya
menerapkan kebijakan social distance karena penerapan
kebijakan ini kesejahteraan masyarakat menurun diantaranya banyak yang tidak
bisa bekerja karena beberapa perusahan toko-toko ditutup untuk sementara,
masyarakat pun otomatis tidak dapat pendapatan.
Ø Dampak terbesar yang terjadi akibat dari virus ini adalah
sektor pariwisata seperti yang dijelaskan diatas semua negara ada yang melakukan
lockdown dan ada yang melakukan social distance otomatis masyarakat tidak boleh
melakukan aktivitas seperti biasa semuanya dibatasi apalagi untuk berkunjung ke
tempat –tempat wisata karena disana mempunyai potensi besar untuk terkena virus
pandemi ini,
maka warga masyarakat harus diam dirumah sebagai tindakan pencegahan
Ø Selanjutnya berkurangnya investasi dari luar untuk masuk
kedalam negri sala satu contoh kasus nya yaitu di Indonesia dikuti dari ekbis.sindonews.com
“Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia
menyebut bahwa pihaknya tidak dapat berbuat banyak terkait kebijakan pemberian
insentif kepada investor termasuk investor asing. Tercatat Penanaman modal
asing (PMA) pada triwulan pertama 2020 turun 9,2%, menjadi Rp 98 triliun
dibandingkan triwulan pertama 2019 sebesar Rp 107,9 triliun”
"Sudah
ada PMK-nya, jadi kami tidak bisa membuat satu formulasi baru terhadap
presentasi atau lamanya dari pemberian insentif," ujar Bahlil dalam Rapat
Dengar Pendapat (RDP) virtual dengan Komisi VI DPR, Kamis (23/4/2020).`````
Sambung dia menambahkan, sejak dirinya menjabat Kepala BKPM dan mendapat pelimpahan kewenangan untuk insentif fiskal tersebut, setidaknya sudah ada 114 pengusaha yang memanfaatkan fasilitas tax holiday.
Sambung dia menambahkan, sejak dirinya menjabat Kepala BKPM dan mendapat pelimpahan kewenangan untuk insentif fiskal tersebut, setidaknya sudah ada 114 pengusaha yang memanfaatkan fasilitas tax holiday.
5
VIRUS CORONA DAN PENGARUHNYA
TERHADAP IMPLEMENTASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL
Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) pun telah mengumumkan status pandemi global pada 11 Maret
2020. Hal ini memaksa seluruh dunia kini sibuk mengerahkan semua sumber daya
untuk mengatasi wabah ini.
Berbagai negara
merespons dampak penularan virus Covid-19 dengan kebijakan baru seperti salah
satunya dalam bentuk pembatasan arus lalu lintas orang yang masuk ke
negaranya.Hal ini berdampak pada menurunnya sektor pariwisata dunia.
Secara makro
kebijakan tersebut mempengaruhi arus lalu lintas barang di pasar internasional
yang disebabkan ada dugaan wabah ini menyebar melalui barang-barang yang
diperdagangkan.
Kejutan
eksternal Covid-19 dimulai dari menurunnya sektor kepariwisataan, kemudian
terjadinya ketidakseimbangan makro seperti menurunnya ekspor dan impor dan
berakhir pada gangguan yang berakibat pada produktivitas secara nasional.
Kejutan
eksternal (external shock) lainnya adalah adanya perubahan keseimbangan pasar
pada tingkat harga karena pergeseran permintaan dan penawaran ataupun karena
perubahan harga. Pelaku-pelaku ekonomi dipasar akan bereaksi dengan melakukan
penyesuaian terhadap berbagai aspek kegiatan ekonomi.
LANGKAH
DAN UPAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENANGANI DAN MENGHADAPI COVID-19
Pemerintah Indonesia,
melalui Kementerian Kesehatan, telah melakukan berbagai langkah pencegahan
masuknya COVID-19 ke wilayah Indonesia, yaitu:
·
Menerbitkan surat edaran kepada seluruh
Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota, Rumah Sakit Rujukan, Kantor Kesehatan
Pelabuhan (KKP), dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), untuk
meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan
masuknya penyakit ini.
·
Menempatkan 135 thermal scanner di
seluruh bandar udara di Indnesia terutama yang mempunyai penerbangan langsung
dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
·
Memberikan health alert card dan
Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) pada penumpang.
·
Menunjuk sedikitnya 100 Rumah Sakit
Rujukan yang sebelumnya dipakai pada kasus flu burung dan menyiapkan 21 kapsul
evakuasi (meja dorong isolasi pasien) sebagai langkah pencegahan.
6
Kementerian Kesehatan
membuka kontak layanan yang dapat diakses masyarakat untuk mencari informasi
perihal virus corona.Nomor layanan informasi yang dapat dihubungi adalah
0215210411 dan +6281212123119. Pada 2 Februari 2020, Pemerintah Indonesia
mengumumkan:
1)
Penundaan seluruh penerbangan dari dan
ke RRT yang berlaku mulai 5 Februari 2020 pukul 00.00 WIB.
2)
Pelarangan seluruh orang masuk dan
transit ke Indonesia apabila selama 14 hari terakhir berada di RRT.
3)
Pencabutan sementara bebas visa dan visa
on arrival untuk warga negara RRT.
4)
Penghentian sementara impor live animal
dari RRT
Sebagai bentuk
perlindungan, Pemri telah memulangkan WNI dari Provinsi Hubei, RRT, pada 2
Februari 2020. Kepada para WNI tersebut telah diterapkan langkah-langkah
sebagai berikut:
·
Memastikan ketersediaan dan akses
terhadap logistic di Wuhan (sebelum dilakukan evakuasi): karena adanya
kebijakan karantina dari Pemerintah RRT, KBRI Beijing telah mengirimkan bantuan
dana kepada WNI yang sebagian besar merupakan mahasiswa untuk keperluan membeli
makanan dan logistic di Wuhan.
·
Mengirimkan bantuan logistic dari
Indonesia: BNPB melalui Kementerian Luar Negeri dan KBRI Beijing telah
mengirimkan 10.000 masker N-95 untuk WNI di RRT.
·
Melakukan penjemputan sukarela: 237 WNI
dan 1 WNA yang berada di Provinsi Hubei pada tanggal 1 – 2 Februari 2020.
·
Sejak tanggal 2 Februari 2020, seluruh
WNI bersama 5 tim aju dari KBRI Beijing serta 42 anggota tim evakuasi menjalani
observasi kesehatan selama 14 hari (masa inkubasi virus) di Pangkalan Udara TNI
AU Raden Sadjad di Pulau Natuna.
·
Pada 15 Februari 2020, seluruh WNI
beserta tim evakuasi telah menyelesaikan masa karantina observasi kesehatan dan
dinyatakan sehat, bebas dari virus corona.
Salah satu tindakan pemerintah agar tetap membuat
jalannya perencanaan pembangunan ini seperti yang dilansir di www.liputan6.com, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan tentang tindakan mereka sebagai
berikut, Pandemik Covid-19
atau virus corona, seperti yang telah ditetapkan oleh PBB pada bulan Maret ini,
menyebar secara cepat ke seluruh dunia sehingga bukan hanya sektor transportasi
serta sektor pariwisata saja yang terpengaruh melainkan merambat ke beberapa
sektor lainnya seperti perdagangan, kesehatan dan lainnya.Pemerintah mendorong
Kementerian dan Lembaga (K/L) serta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dapat
mengakselerasi belanja terutama pada jadwal Kuartal I 2020.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi
tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia akibat pandemik Covid-19,
7
serta penurunan harga-harga
komoditas.Pemerintah juga melakukan re-focusing penganggaran dan meluncurkan
paket Stimulus Fiskal jilid I dan jilid II yang diharapkan mendukung
bergeraknya sektor riil.
“Saya telah berkoordinasi dengan
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM, Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan Menteri Kesehatan, untuk
menggoordinasikan langkah-langkah di pusat dan daerah," jelas Menteri
Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat Konferensi Pers APBN KiTa Bulan Maret 2020
pada Rabu (18/3/2020).
Salah satunya, nanti akan dibuat Keputuran Presiden,
karena seluruh K/L dan Pemda fokus menangani Covid-19 dan di dalam APBD maupun
anggaran K/L selama ini tidak pos untuk Covid-19, maka akan dilakukan perubahan
realokasi di anggaran K/L dan daerah,” lanjut dia.
Secara umum prioritas utama Pemerintah saat ini adalah
dukungan untuk sektor kesehatan, penguatan jaring pengaman sosial dan
penyelamatan sektor dunia usaha.
SOLUSI
PEMERINTAH
terdapat tiga jenis pola karantina yang
diatur oleh pemerintah.
Ø Pertama,
pasien positif Covid-19 yang tidak merasakan keluhan diminta melakukan
karantina di rumah. Tentunya selama 14 hari kesehatan terus dimonitor. Pihaknya
bakal menyampaikan hal ini kepada Dinas Kesehatan di wilayah.
Ø pasien
positif dengan gejala panas, batuk, sesak nafas atau penyakit penyerta
(komorbid). Misalnya penderita hipertensi diabetes, kelainan jantung, gagal ginjal
kronis, maka pasien itu harus diisolasi di rumah sakit.
Ø ketiga
yaitu pasien yang dikategorikan tergolong berat dengan penyulit. Pasien inilah
yang dirujuk ke rumah sakit rujukan.
Pemerintah pun tidak
tinggal diam dalam menghadapi kasus ini di Negara Indonesia, ada beberapa
solusi penmrintah supaya tetap bisa tercover/terkontrol dengan baik oleh
pemerintah pusat maupun daerah
8
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Dari
materi yang kami paham dapat disimpulkan bahwa Covid 19 ini sangat mempengaruhi
jalannya perekonomian, dan virus ini menyebabkan perencanaan dalam setiap
negara akhirnya tidak berjalan dengan semestinya. Dan bisa kita simpulkan bahwa
covid 19 bukan hanya mempengaruhi fisik, mental, dan kesehatan saja, melainkan
juga terhadap seluruh tatanan negara Yaitu perekonomian, industri, investasi,
pendidikan, pariwisata, bahkan terhadap setiap rencana pembangunan suatu negara
untuk kedepannya karena semuanya saat ini fokus untuk memberantas covid 19,
bukan hanya tenaga atau jasa, tapi materi dan keuangan juga dikorbankan.
SARAN
Jika didalam
makalah ini terdapat kesalahan atas kelalaian penulis, maka penulis mohon maaf
yang sebesar-sebesarnya. Karena penulis sadar bahwa penulis sendiri masih jauh
dari sempurna, dan sadar masih banyak kekurangan dan keterbatasan
pengetahuan,sehingga makalah ini belum lah sempurna
DAFTAR
PUSTAKA
Ø
https://m.liputan6.com/news/read/4211258/tak-perlu-panik-begini-pola-penanganan-pemerintah-tangani-corona-covid-19
Ø
Komentar
Posting Komentar